Profile Singkat Kabupaten Simeulue

Pulau Simeulue


1.  
LETAK GEOGRAFIS

Kabupaten Simeulue adalah merupakan gugusan kepulauan yang terdiri  dari 41 pulau besar dan kecil. Kepulauan ini terletak di Samudra Indonesia, 105 mil laut (194,46km) dari
Meulaboh, Aceh. Jika diukur dari Tapak Tuan, jarak Simeulue 85 mil  laut (157,42 km). Pulau Simeulue  merupakan  pulau terbesar dari  41 pulau di kawasan itu. Luas Pulau ini hingga 100,2 km dan lebarnya 8 sampai dengan 28 km. Luas Pulau Simeulue mencapai 199.502 Ha.  Saat  ini Kabupaten Simeulue memiliki 10 Kecamatan dengan jumlah Penduduk ± 80.000 juta jiwa.  Untuk mencapai Simeulue, dapat ditempuh melalui jalur udara menggunakan pesawat terbang jenis Cessna atau Foker dari Jakarta – Medan dengan jarak tempuh sekitar  2 jam dan biaya tiket seharga Rp 600.000 – Rp 1.000.000. Kemudian  dilanjutkan  terbang  dari  Medan menuju Kota Sinabang  (Ibu  Kota Kabupaten Simeulue), tiket  seharga  Rp 500.000 – Rp 750.000.  Waktu  tempuh  dengan pesawat antara antara Medan-Simeulue saat cuaca cerah 1 jam dan 10 menit. Jarak tempuh alternatif dapat menggunakan jalur darat dan laut ditempuh dengan menggunakan kapal feri, melewati  Labuhan Haji dengan jarak tempuh sekitar 12 jam dari Medan, melewati Singkil dengan jarak tempuh 8 jam dari Medan dan kemudian dilanjutkan  dengan penyeberangan laut menggunakan kapal Feri PT. ASDP menuju Simeulue. Kehidupan masyarakat di Kabupaten Simeulue sebagian besar adalah Nelayan dan Petani.

2. POTENSI LOKAL

A. SUMBER DAYA ALAM

Berdasarkan  letak  Geografis nya, Pulau Simeulue dikelilingi oleh lautan lepas (Samudera Hindia),Kabupaten Simeulue memiliki sumber daya alam laut yang sangat beragam dan cukup potensial untuk dikembangkan dan dipasarkan seperti  dipasarkan seperti ikan laut, gurita, teripang, lobster dan sumber daya alam laut lainnya. Disamping itu, Kabupaten Simeulue juga memiliki sumber daya alam bumi yang cukup potensial seperti rotan, pinang, kelapa, sagu, batang, pisang abaca dan lainnya. Saat ini diisuekan bahwa di Kabupaten Simeulue memiliki sumber Minyak Bumi yang cukup besar dan diprediksikan lebih besar dari Saudi Arabia dan disamping itu pula, baru-baru ini ditemukan pula sumber Gas Alam.

B. KERAJINAN KHAS DAERAH

Kerajinan khas daerah yang terkenal dari Kabupaten Simeulue adalah anyaman dari pandan yang dibentuk sedemikian rupa menjadi tikar, tas, dompet dan bentuk lainnya. Akan tetapi sistem sistem pengolahan masih sangat sederhana dan alamiah. Disamping anyaman pandan, di Kabupaten Simeulue juga memiliki sumber daya alam (bahan baku) untuk kerajinan lainnya yang harus dikembangkan seperti ukir-ukiran, pahat, meubel dari rotan dan kerajinan merangkai kerang dan bebatuan laut yang unik hingga menjadi bingkai foto, lukisan dan bentuk lainnya.

C. 
SOSIAL DAN KEBUDAYAAN

Hubungan sosial diantara masyarakat di Kabupaten terluar ini sangat harmonis dan hal ini dapat dibuktikan dengan ciri khas pusat informasi masyarakat di daerah ini yaitu banyak nya warung kopi yang hampir 100% menghiasi kota yang ada di Kabupaten Simeulue, sehingga muncul suatu statement dikalangan masyarakat yang mengatakan bahwa jika satu hari saja tidak ke warung kopi maka tidak akan mendapatkan informasi.

Sisi lain dari wajah Kabupaten Simeulue yang belum terungkap di masyarakat luas, tidak hanya tingkat Nasional akan tetapi ditingkat Internasional adalah beraneka ragam jenis budaya, bahasa, makanan khas daerah dan tidak hanya itu, di Kabupaten terluar ini dahulu idup dahulu nya hidup seorang penyebar Agama Islam  pertama yang dikenal dengan
nama Tengku Diujung.

Sangat disayangkan dari sekian banyaknya jenis kebudayan, ragam bahasa, keunikan suku bangsa dan aset peninggalan sejarah yang terkandung didalam  di  Kabupaten terluar ini, tidak  ada  seorang  pun mengemasnya dalam sebuah paket yang sering disebut dengan
Geleri Kebudayaan  seperti  yang   dikenal  di  Sumatera  Utara   dengan   Galery  Istana  Maimun atau di Banda Aceh yang baru baru ini dibangun yaitu Museum Tsunami. Padahal jika Siemulue memiliki  sebuah Galery  Kebudayaan atau  sejenisnya maka akan menjadi icon yang akan menambah keindahan tersendiri selain potensi keindahan alam nya yang cukup mempesona yang telah dikenal oleh sebagian turis lokal dan mancanegara.

D. PENDIDIKAN

Tak jauh berbeda daerah terluar lainnya, Kabupaten Simeulue juga menjalankan program pendidikan Formal Wajib Belajar 12  tahun mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD Negeri dan Madrasah Ibtidaiyah baik Negeri maupun swasta), Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama
(SMP Negeri  dan  Madrasah  Tsanawiyah  baik  Negeri  maupun Swasta), Sekolah Menengah Atas (SMA Negeri,  Madrasah  Aliyah  Negeri maupun Swasta) dan  Sekolah Menengah Kejuruan (bidang Perikanan, Bisnis Manajemen, Perkayuan, Pertanian dan Teknologi Rekayasa).

Mengenai Pendidikan Nonformal yang sudah berjalan di Kabupaten Simeulue seperti   yang telah diprogramkan oleh Dinas Pendidikan melalui Bidang Pendidikan  Luar Sekolah melalui program PKBM masih banyak yang berorientasi kepada kursus komputer mengetik, PAUD serta Paket A, B dan C. Sementara Pendidikan lainnya seperti Bimbingan
Test/Study (BT/BS), Kursus Keteknikan dan Pendidikan Kecakapan Hidup (Lifeskill) lainnya  belum berjalan. Dan Tidak hanya itu,  sumber pembelajaran seperti Perpustakaan
Daerah pun belum ada di Kabupaten terluar ini.

Kabupaten Simeulue belum memiliki Sekolah Tinggi, apalagi Universitas.  Sementara minat
masyarakat untuk melanjutkan pendidikan sangat besar. Jenjang Pendidikan seperti Perguruan belum ada, pendidikan tinggi yang  tersedia  untuk  meningkatkan  Sumber Daya  Manusia  di  Kabupaten  Simeulue  difasilitasi  oleh  Universitas   Terbuka  melalui  program  PJJ (Pendidikan Jarak Jauh)  dan Universitas Serambi  Mekkah  Cabang  Banda Aceh (melalui program Kelas Jauh).

E. DUNIA USAHA DAN INDUSTRI

Dari  Survei  yang kami lakukan  bahwa  Masyarakat di Kabupaten Simeulue memiliki sumber  penghasilan  utama  nya  dibagi  menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari  Pegawai Negeri Sipil sebanyak 75% dan sisanya 25% terdiri dari wiraswasta, pedagang,  pengusaha  kecil,  nelayan  dan petani. Dunia Industri yang ada di Kabupaten Simeulue meliputi pabrik  kelapa,  arang  batok kelapa, es batang (untuk ikan) dan pabrik kelapa sawit mini. Sedangkan Dunia Usaha meliputi :

  • Usaha Jasa seperti bengkel sepeda motor, service komputer, service elektronika, warnet,  Kantor Notaris dan PPATK, penjahitan, salon kecantikan, tata rias bidan pengantin, praktek kesehatan (dokter dan bidan), travel, Loundry, losmen, rental mobil, sepeda motor, alat-alat berat dan jasa pengangkutan barang.
  • Usaha Barang/ Dagang seperti pengadaan ATK, fotocopy, sembako,pengadaan minyak, SPBU, Mini Market, agen penjualan semen, panglong, pajak ikan, sayur mayur dan lainnya.
  • Usaha Makanan dan Minuman seperti cafe wifi, warung kopi, warung bakso, warung nasi, restoran sederhana, warung sate, aneka es campur, rumah makan dan lainnya.

3. KESIMPULAN

     Dari uraian singkat mengenai Profil Kabupaten Simeulue dapat digambarkan beberapa
     kesimpulan yang terdiri dari :

     A. TRANSPORTASI DAN JALUR YANG DIGUNAKAN

     Transportasi dan jalur yang dapat digunakan untuk mencapai Pulau Simeulue
     terdiri dari :
       – Pesawat Terbang Jenis Cesna dan Foker ditempuh melalui jalur udara.
       – Kapal Feri PT. ASDP ditempuh melalui jalur laut.
       – Jalur udara melalui Jakarta-Medan-Simeulue.
       – Jalur laut melalui Medan-Singkil-Simeulue atau Banda Aceh-Labuhan Haji-Simeulue.

     B. PROGRAM PENDIDIKAN FORMAL DAN NONFORMAL

     Program Pendidikan Formal dan Non Formal yang sudah berjalan antara lain :
     – Sekolah Dasar (SD Negeri, Madrasah Ibitidaiyah Negeri dan Swasta).
     – Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SMP Negeri, Madrasah Tsanawiyah Negeri
        dan Swasta).
     – Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SMU Negeri, Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta)
     – PKBM SKB dengan program PAUD dan Paket A, B, C
     – PKBM lainnya dengan program PAUD
     – Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SMU Negeri, Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta)
    
      Program Sarana Prasarana, Pendidikan Formal dan Non Formal yang belum berjalan
      antara lain :
      – Sekolah Tinggi dan Universitas.
      – Perpustakaan Daerah.
      – Bimbingan Test/Study.
      – PKBM dengan Program Kecakapan Hidup atau lifeskill.
      – Lembaga Kursus.

      C. POTENSI LOKAL YANG BELUM DIOLAH DENGAN BAIK

      Potensi alam yang belum diolah dengan baik terdiri dari :
      – Sumber Daya Alam tidak hanya hasil laut akan tetapi hasil bumi.
      – Kebudayaan dan aneka ragam makanan khas daerah.
      – Sumber peninggalan sejarah.
      – Icon Kabupaten berupa Galery Kebudayaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s